Payakumbuh – Chairul Mufti terpilih memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh untuk periode 2026-2030 setelah meraih suara terbanyak dalam Musyawarah Olahraga KONI Kota Payakumbuh yang digelar di Aula Balaikota Payakumbuh lantai III, Sabtu (25/04/2026).
Dalam sambutan perdananya di hadapan puluhan pengurus cabang olahraga, Chairul langsung memasang target tinggi bagi Kota Payakumbuh. Ia menargetkan daerah itu masuk tiga besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.
“Kita siapkan Payakumbuh meraih posisi 3 besar dalam Porprov Sumbar yang akan digelar Oktober nanti, semua cabor dan OPD terkait mari bersama kita majukan KONI dan olahraga di Payakumbuh,” ujarnya.
Chairul yang juga menjabat Ketua HIPMI itu mengajak seluruh pihak kembali bersatu usai proses pemilihan. Menurut dia, perbedaan pilihan tidak boleh memisahkan semangat membangun olahraga daerah.
“Kita kembali bersama untuk Payakumbuh Juara,” katanya.
Dalam pemungutan suara Musorkot tersebut, Chairul meraih 34 suara. Ia unggul dari Armen Faindal yang memperoleh 6 suara dan Jeffry Ricardo Bule Magno dengan 5 suara. Seusai penghitungan, ketiga calon tampak saling berpelukan dan bersalaman sebagai tanda kebersamaan.
Musorkot itu turut dihadiri Ketua KONI Provinsi Sumatera Barat, Wali Kota, Ketua DPRD, Kepala Dinas Pariwisata, serta sejumlah pemerhati dan pegiat olahraga.
Ketua KONI Payakumbuh, Yengki Otrio, mengatakan tradisi pemilihan di Kota Payakumbuh selama ini selalu berlangsung aman dan damai. Ia berharap suasana serupa tetap terjaga, meski ada perbedaan pandangan dalam proses pemilihan.
“Selama ini Musorkot di Payakumbuh aman dan damai, mari kita pertahankan itu, kita dukung ketua umum terpilih dan pendukung,” ujarnya.
Wakil Ketua KONI Sumatera Barat, Editiawarman, yang mewakili ketua provinsi, juga mengapresiasi jalannya demokrasi olahraga di Payakumbuh. Ia menilai sikap ketua KONI saat ini yang tidak ikut mencalonkan diri menjadi hal yang jarang terjadi.
“Demokrasi olahraga sangat luar biasa di Payakumbuh, sangat jarang ketua menjabat yang tidak maju lagi. Kita juga apresiasi dengan tidak adanya gesekan di sini. Siapapun yang terpilih, adalah pilihan kita bersama untuk lanjutkan kejayaan olahraga di Payakumbuh,” katanya.
Ia menambahkan, Porprov Sumatera Barat direncanakan berlangsung pada Oktober dengan sistem tuan rumah bersama.
Sementara itu, Asisten I Pemko Payakumbuh, Nofriwandi, yang membuka kegiatan secara resmi, berharap ketua KONI terpilih mampu membawa olahraga Payakumbuh ke arah yang lebih baik.
“Dengan berhasilnya Musorkot, kita harapkan terpilih pengurus yang memperhatikan kemajuan olahraga di Payakumbuh, kita dari awal siap anggarkan untuk pelaksanaan Porprov, cabor kita minta untuk persiapkan atlet,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dukungan anggaran untuk Porprov 2026 tidak akan sama seperti penyelenggaraan sebelumnya karena adanya efisiensi anggaran.
“Anggaran tidak bisa kita siapkan seperti Porprov sebelumnya karena efisiensi, mudahan prestasi tetap maksimal,” katanya.






















