Cum Dividen BCA: Jangan Lewatkan Jadwal Penting Pekan Ini!

persen

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) akan membagikan dividen interim sebesar Rp55 per saham untuk tahun buku 2025, dengan total nilai mencapai Rp6,77 triliun. Pembayaran dividen kepada pemegang saham dijadwalkan pada 22 Desember 2025.

Distribusi dividen ini memberikan peluang bagi pemegang saham untuk mengantongi keuntungan dari bank swasta tersebut. Dividen interim yang akan dibagikan mencakup kinerja periode 1 Januari hingga 30 September 2025.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), BCA menegaskan bahwa penetapan dividen ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Maret 2025, serta telah mendapat persetujuan dari direksi dan dewan komisaris.

Untuk berhak menerima dividen, investor harus memiliki saham pada tanggal cum dividen, yakni tanggal terakhir bagi investor untuk membeli saham agar tercatat sebagai penerima dividen. Pemegang saham yang berhak tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) paling lambat pada 4 Desember 2025 pukul 16.00 WIB.

Berikut rincian jadwal lengkap pembagian dividen interim BCA tahun buku 2025:

  • Pengumuman BEI dan situs resmi perseroan: 24 November 2025
  • Cum Dividen
    • Pasar Reguler & Negosiasi: 2 Desember 2025
    • Pasar Tunai: 4 Desember 2025
  • Ex Dividen
    • Pasar Reguler & Negosiasi: 3 Desember 2025
    • Pasar Tunai: 5 Desember 2025
  • Record Date: 4 Desember 2025
  • Pembayaran dividen: 22 Desember 2025

Tren dividen interim BCA menunjukkan peningkatan yang konsisten dalam lima tahun terakhir. Riwayat pembagian dividen interim dimulai pada 2020, saat BCA menetapkan dividen tunai Rp98 per saham untuk tahun buku tersebut.

Memasuki 2021, nilai dividen interim disesuaikan setelah aksi korporasi stock split 1:5, yang meningkatkan jumlah saham perseroan menjadi 123,28 miliar lembar. Pada tahun itu, BCA membagikan dividen interim Rp25 per saham atau setara Rp3,08 triliun, meningkat 27,5% dibandingkan pembagian tahun sebelumnya setelah disesuaikan dengan perubahan jumlah saham beredar.

Pada 2022, nominal dividen interim kembali meningkat menjadi Rp35 per saham, dengan total nilai Rp4,31 triliun. Kenaikan ini tercatat 40% dari tahun buku 2021. Momentum pertumbuhan berlanjut pada 2023, di mana BCA membagikan dividen interim Rp42,50 per saham, setara Rp5,23 triliun, berdasarkan kinerja hingga September 2023. Jumlah tersebut naik 21,3% dari 2022.

Untuk tahun 2024, perseroan kembali menaikkan dividen interim menjadi Rp50 per saham, dengan total nilai Rp6,16 triliun. Dividen tersebut dibagikan pada 25 November 2024, dan pembayarannya dijadwalkan pada 11 Desember 2024.

Dengan pembagian Rp55 per saham pada 2025 atau setara Rp6,77 triliun, rangkaian kenaikan dividen interim sejak 2021 terlihat semakin konsisten.

Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, sebelumnya menyampaikan bahwa pembagian dividen interim telah menjadi rutinitas tahunan perseroan, yang biasanya dilakukan pada bulan Desember. “Setiap tahun sudah beberapa tahun terakhir BCA selalu membagikan dividen interim, biasanya itu di bulan Desember,” ujar Vera dalam paparan kinerja keuangan kuartal III/2025 pada 20 Oktober 2025.

Vera menambahkan, kebijakan pembagian dividen BCA sejauh ini cukup konsisten, dengan rasio pembayaran (dividend payout ratio/DPR) mencapai sekitar 68% hingga tahun lalu, level yang tergolong tinggi di industri perbankan.

Rekomendasi