Meski bank telah menawarkan bunga KPR rendah dan berbagai promo agresif, minat beli masyarakat tetap rendah. Pameran properti Danantara hanya mencatatkan transaksi Rp 2 triliun, jauh dari target Rp 10 triliun, menandakan bahwa masalah daya beli dan lokasi menjadi hambatan utama sektor properti.