IHSG terkoreksi 0,69% ke level 6.480 pada perdagangan sesi pertama, Senin (24/8). Pelemahan ini dipicu oleh aksi jual bersih investor asing sebesar Rp391,96 miliar yang menyasar saham BBRI, BUMI, dan TPIA.
Saham Bank Mandiri (BMRI) terkoreksi 0,71 persen pada perdagangan sesi I di tengah sorotan publik terkait kebijakan pemblokiran rekening nasabah. Analis menilai pelemahan ini lebih dipengaruhi dinamika pasar, meski transparansi prosedur tetap menjadi perhatian penting bagi investor.
IHSG mengawali pekan dengan menguat 0,15% ke level 6.535,2 yang didorong oleh kenaikan sektor barang baku. Saham WIFI, ANTM, dan AMMN memimpin daftar top gainers di tengah dinamika pasar yang variatif.
IHSG diprediksi melanjutkan penguatan hari ini dengan rentang pergerakan 6.480-6.580, namun investor tetap perlu mewaspadai potensi aksi ambil untung. Simak rekomendasi saham pilihan di sektor perbankan dan energi untuk mengoptimalkan strategi investasi Anda.
Pemesanan Sukuk Ritel SR025 telah menembus Rp 1,2 triliun dalam empat hari masa penawaran. Simak cara mudah investasi dengan imbal hasil hingga 6,9 persen per tahun ini melalui mitra distribusi resmi sebelum masa penawaran berakhir pada 16 September 2026.
Harga emas Antam diproyeksikan menguat hingga Rp2.864.000 per gram dalam sepekan ke depan. Kenaikan ini dipicu oleh tingginya tensi geopolitik global serta kebijakan moneter Amerika Serikat yang mendorong investor beralih ke emas sebagai aset safe haven.
IHSG mencatatkan penguatan sebesar 1,18 persen sepanjang pekan 18-21 Agustus 2026. Performa positif ini didorong oleh aksi beli bersih investor asing yang mencapai Rp2,23 triliun di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan domestik.
Lima produk ETF emas di Bursa Efek Indonesia kini mulai menarik perhatian investor seiring tren penguatan harga. Meski begitu, pelaku pasar institusi tetap selektif dan menilai bahwa tingkat likuiditas menjadi kunci utama sebelum menempatkan dana dalam skala besar pada instrumen ini.
Meski IHSG sempat menguat 4,72% dalam sebulan terakhir, kinerja pasar saham Indonesia sepanjang 2026 masih menjadi salah satu yang terburuk di dunia dengan koreksi 24,53% secara year to date. Tekanan makroekonomi diprediksi membuat prospek pasar tetap stagnan hingga akhir tahun.
Penguatan harga emas global ke level US$ 4.603 per ons troi turut mendorong prospek investasi ETF emas di pasar modal. Instrumen ini dinilai tetap menarik sebagai alat diversifikasi aset dan penyimpan nilai yang strategis di tengah ketidakpastian ekonomi hingga akhir 2026.
PT PP Tbk resmi menunda pembayaran bunga Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2024 hingga 2027. Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan dalam Rapat Umum Pemegang Obligasi guna menjaga fleksibilitas arus kas perusahaan.
PT PP Tunda Pembayaran Bunga Obligasi hingga Tahun 2027
IHSG berhasil menguat 0,64% ke level 6.317 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini. Kenaikan indeks disokong oleh performa mayoritas sektor, dengan saham INDY memimpin daftar top gainers di tengah optimisme investor yang cukup tinggi.
IHSG Menguat ke 6.317 di Sesi Pertama, Saham INDY Memimpin Penguatan
PT Astra International Tbk merealisasikan belanja modal sebesar Rp 17 triliun atau 47,2% dari total anggaran tahun ini. Dana tersebut mayoritas digunakan untuk akuisisi tambang emas serta pengadaan alat berat guna mendukung operasional bisnis grup.
Astra International (ASII) Serap Capex Rp 17 Triliun Sepanjang Tahun Ini
Rencana akuisisi 14 aset rumah sakit senilai Rp6,91 triliun oleh Siloam Hospitals (SILO) diprediksi menekan laba bersih hingga 24% pada 2027 akibat beban pendanaan. Meski berisiko secara jangka pendek, analis tetap mempertahankan rekomendasi beli karena potensi efisiensi operasional jangka panjang.
Akuisisi Rp 6,91 Triliun Berpotensi Tekan Laba Siloam, Simak Analisisnya