Agam – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lubuk Basung mencatat lonjakan signifikan dalam pelayanan pernikahan pasca Lebaran. Peningkatan ini dipicu oleh tingginya minat masyarakat untuk melangsungkan pernikahan.
KUA Lubuk Basung pada Jumat (27/3) lalu dipadati warga yang mengurus berbagai keperluan administrasi, termasuk pendaftaran pernikahan.
Kepala KUA Lubuk Basung, M. Nur Akhiar, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pernikahan merupakan tren musiman yang terjadi setelah Hari Raya Idulfitri.
“Terhitung dua minggu setelah Idulfitri hingga saat ini, jumlah pernikahan sudah mencapai 50 pasangan,” jelasnya.
Data dari KUA menunjukkan bahwa pada hari itu saja, sembilan pasangan melaksanakan akad nikah. Tiga pasangan memilih menikah di kantor KUA, sementara enam pasangan lainnya memilih lokasi di luar kantor.
M. Nur Akhiar menambahkan, momentum setelah Lebaran sering dimanfaatkan masyarakat untuk menggelar pesta pernikahan karena banyak keluarga besar yang berkumpul.
Operator SIMKAH, Meri Sunarti, memastikan bahwa proses administrasi berjalan lancar meskipun terjadi lonjakan layanan.
“Kami terus mengoptimalkan pelayanan, termasuk sinkronisasi data melalui aplikasi SIMKAH,” kata Meri Sunarti.
Selain pencatatan pernikahan, KUA juga melayani legalisasi dokumen, konsultasi keluarga melalui program Suscatin, dan pembaruan data administrasi masyarakat.
KUA Lubuk Basung berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan agar setiap proses pernikahan berlangsung sah dan tertib. Lonjakan permintaan layanan diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.





















