Yahukimo – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Papua Pegunungan kini memiliki tumpuan baru untuk menjamin ketersediaan bahan pangan lokal.
Pemerintah mulai membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Dekai, Kabupaten Yahukimo, sebagai pusat pengolahan hasil bumi masyarakat setempat.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan bahwa koperasi ini diproyeksikan menjadi pemasok utama kebutuhan pangan untuk program MBG.
“Ini bukan sekadar menggerakkan ekonomi kampung, melainkan memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Ferry saat peletakan batu pertama, Kamis (6/8).
Ferry menjelaskan, KDKMP akan menghimpun berbagai komoditas unggulan daerah, mulai dari padi, sayuran, kopi, hingga hasil peternakan dan perikanan.
Ia menekankan pentingnya koperasi dalam memberikan nilai tambah bagi produk lokal agar tidak lagi dijual dalam bentuk mentah.
Langkah ini sekaligus menjadi perwujudan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, menyambut positif kehadiran koperasi tersebut sebagai motor penggerak ekonomi baru bagi warganya.
“Kehadiran KDKMP Dekai menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi pertanian, perkebunan, peternakan, dan komoditas lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Didimus.
Pemerintah Kabupaten Yahukimo berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap operasional koperasi agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat pelosok.
Pembangunan KDKMP ini juga menandai pergeseran arah ekonomi nasional dari pola liberal kapitalistik menuju sistem yang berbasis pada semangat gotong royong dan kekeluargaan.























