Prabowo Targetkan Koperasi Desa Tingkatkan Pendapatan Petani dan Nelayan

Presiden Prabowo targetkan perputaran Rp223 triliun di desa lewat Koperasi Desa Merah Putih untuk tingkatkan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan secara langsung.

Ikhwan Setiawan

prabowo-targetkan-pendapatan-petani-nelayan-naik-rp202-t-lewat-kdmp
Prabowo Targetkan Pendapatan Petani-Nelayan Naik Rp202 T Lewat KDMP

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memutar roda ekonomi nasional langsung dari tingkat desa melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) Merah Putih.

Langkah strategis ini diproyeksikan mampu menjaga perputaran uang sebesar Rp223 triliun setiap tahun agar tetap berada di wilayah pedesaan.

Prabowo menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menghentikan pola lama di mana kekayaan daerah cenderung tersedot ke pusat.

“Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sebesar Rp223 triliun tiap tahun akan beredar di desa-desa. Tidak keluar, akan beredar di desa-desa,” ujar Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7).

Selain menjaga perputaran modal, pemerintah juga menargetkan peningkatan pendapatan langsung bagi para produsen di sektor primer.

Presiden mematok target kenaikan pendapatan petani, peternak, dan nelayan hingga mencapai Rp202 triliun per tahun.

“Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar Rp202 triliun di petani, peternak, dan nelayan,” jelasnya.

KDKMP Merah Putih nantinya akan difungsikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu bagi masyarakat desa.

Berbagai fasilitas akan disediakan, mulai dari layanan simpan pinjam, toko sembako, apotek, hingga gudang logistik dan fasilitas penyimpanan dingin (cold storage).

Prabowo meyakini bahwa dengan memperkuat ekonomi dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, manfaat pertumbuhan ekonomi akan lebih dirasakan langsung oleh rakyat.

“Ekonomi kita akan bangkit dari desa, kecamatan, kabupaten. Dan uangnya akan tinggal di desa, di kecamatan, di kabupaten. Kita akan balikan. Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan sekarang. Ekonomi akan turun ke rakyat,” pungkasnya.

Rekomendasi