Jakarta – Sebanyak 135 karyawan ParagonCorp diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah sebagai bentuk apresiasi perusahaan atas dedikasi mereka.
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, hadir secara langsung untuk melepas keberangkatan para jemaah tersebut.
Irfan memberikan apresiasi tinggi kepada ParagonCorp karena dinilai berhasil mengelola program kesejahteraan karyawan dalam skala besar.
“Ini menjadi pertama kalinya saya menghadiri sekaligus melepas keberangkatan peserta umrah dari sebuah perusahaan,” ujar Irfan.
Ia mengaku sangat terkesan dengan langkah perusahaan yang mampu memberangkatkan karyawannya dalam jumlah yang cukup signifikan.
Program umrah ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah dijalankan ParagonCorp sejak tahun 2017.
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 5.000 karyawan dari berbagai lini jabatan telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan spiritual karyawan.
“Kami ingin menghadirkan lingkungan kerja yang tidak hanya mendukung pengembangan profesional, tetapi juga memberikan ruang bagi pertumbuhan karakter,” ungkap Astri.
Menurutnya, kebijakan ini berlaku bagi seluruh karyawan dengan masa kerja minimal tujuh tahun tanpa membedakan jabatan.
Astri menambahkan bahwa angka tujuh tahun dipilih berdasarkan hasil pemetaan tim HR yang menunjukkan titik masa kerja terbanyak karyawan saat itu.
Salah satu peserta, Laras Anindya Putri, mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan beribadah ini.
Beauty Advisor asal Yogyakarta tersebut berharap perjalanan ini dapat menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.
“Semoga perjalanan ini menjadi awal untuk terus memperbaiki diri dan membawa lebih banyak manfaat bagi orang-orang di sekitar saya,” tutur Laras.
Founder ParagonCorp, Nurhayati Subakat, sebelumnya memutuskan memilih program umrah karena mempertimbangkan masa tunggu haji yang cukup lama.
Perusahaan berharap pengalaman spiritual ini dapat memberikan nilai-nilai kebaikan yang berkelanjutan bagi para karyawan setelah kembali ke Tanah Air.





















