Rekor Harga Tertinggi, Direktur Perusahaan Sawit Ini Realisasikan Keuntungan

Ikhwan Setiawan

Rekor Harga Tertinggi, Direktur Perusahaan Sawit Ini Realisasikan Keuntungan

Jakarta – Direktur PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), George Oetomo, melakukan aksi jual saham perseroan saat harga menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah pada awal September 2026.

Langkah divestasi ini tercatat dalam laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/9/2026).

Transaksi tersebut dilakukan George Oetomo dalam rentang waktu dua hari, yakni 9 hingga 10 September 2026.

Pada 9 September 2026, George melepas 800.000 lembar saham biasa TAPG.

Penjualan tersebut dieksekusi pada harga Rp 2.410 per saham.

Nilai total dari transaksi divestasi ini mencapai sekitar Rp 1,93 miliar.

Harga jual tersebut berdekatan dengan rekor harga tertinggi saham TAPG yang sempat menyentuh level Rp 2.460 pada pembukaan perdagangan 10 September 2026.

Namun, pasca-pencapaian rekor tersebut, pergerakan saham TAPG menunjukkan tren pelemahan yang signifikan.

Pada sesi perdagangan Senin (14/9/2026), harga saham TAPG berada di posisi Rp 2.180 per lembar.

Angka tersebut mencatatkan koreksi sebesar 90 poin atau setara dengan penurunan 3,96% secara harian.

Meski melakukan penjualan besar, George Oetomo terpantau melakukan aksi beli kembali atau buyback pada hari berikutnya.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, ia membeli 250.000 lembar saham TAPG pada 10 September 2026.

Pembelian tersebut dilakukan di harga Rp 2.310 per saham.

Total nilai transaksi pembelian ini mencapai sekitar Rp 577,5 juta.

Tujuan dari pembelian kembali saham tersebut dikategorikan sebagai langkah investasi pribadi.

Sebelum rangkaian transaksi tersebut berlangsung, George Oetomo tercatat memiliki 51.006.100 saham TAPG.

Jumlah kepemilikan awal tersebut setara dengan 0,2569% hak suara di perusahaan perkebunan sawit itu.

Usai melakukan aksi jual dan beli, jumlah kepemilikan saham George kini menjadi 50.456.100 lembar saham.

Porsi kepemilikannya pun mengalami penyesuaian menjadi 0,2542% hak suara.

Secara akumulatif, George Oetomo tercatat telah melepas sebanyak 550.000 saham bersih TAPG dari portofolionya.

Pelaporan ini merupakan bagian dari kewajiban transparansi bagi jajaran direksi perusahaan terbuka terkait perubahan kepemilikan saham.

Aksi korporasi yang dilakukan oleh petinggi perusahaan sering kali menjadi sorotan investor publik dalam memantau pergerakan harga saham di pasar modal.

Terlebih, transaksi yang dilakukan George Oetomo bertepatan dengan momen volatilitas harga saham TAPG yang sempat menembus level psikologis tertinggi.

Hingga saat ini, pelaku pasar masih memantau bagaimana dampak dari pergerakan jajaran direksi terhadap kepercayaan investor ritel terhadap emiten tersebut.

Kewajiban pelaporan ini diatur ketat oleh regulasi Bursa Efek Indonesia guna menjaga integritas pasar dan memberikan informasi yang setara bagi seluruh pemangku kepentingan.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar