Respons Manajemen GoTo Terkait Kabar PHK Massal di Tokopedia

Rayhan Akhari

Jakarta – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) secara resmi menyatakan bahwa rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang dilakukan oleh manajemen Tokopedia tidak akan membawa dampak material bagi kinerja keuangan perseroan.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait isu efisiensi karyawan di unit bisnis e-commerce tersebut, Jumat (3/7).

Manajemen GOTO menegaskan bahwa posisi perusahaan saat ini hanya bertindak sebagai pemegang saham minoritas dengan porsi kepemilikan sebesar 24,99 persen.

Oleh karena itu, perseroan menyatakan tetap menghormati setiap langkah strategis maupun kebijakan internal yang diambil oleh manajemen Tokopedia.

Perseroan sebagai pemegang saham sebesar 24,99 persen di PT Tokopedia, menghormati setiap langkah yang diambil atau akan diambil oleh manajemen PT Tokopedia sehubungan dengan rencana penyesuaian organisasi, tulis manajemen GOTO dalam surat tanggapan kepada otoritas bursa.

GOTO menjelaskan bahwa sejak Januari 2024, status kepemilikan mereka di Tokopedia telah mengalami dilusi.

Perubahan struktur kepemilikan tersebut membuat GOTO tidak lagi melakukan konsolidasi laporan keuangan Tokopedia ke dalam pembukuan perusahaan.

Saat ini, investasi GOTO di Tokopedia dicatat menggunakan metode ekuitas sesuai dengan standar akuntansi PSAK 228 tentang Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama.

Dampak keuangan yang mungkin timbul bagi GOTO hanya terbatas pada porsi laba atau rugi bersih dari entitas asosiasi tersebut.

Perseroan memperkirakan bahwa kebijakan penyesuaian organisasi oleh Tokopedia tidak akan memberikan pengaruh signifikan terhadap performa keuangan GOTO secara keseluruhan.

Sehubungan dengan berita mengenai rencana penyesuaian organisasi oleh PT Tokopedia, berdasarkan estimasi perseroan tidak terdapat dampak material terhadap bagian perseroan atas laba atau rugi bersih PT Tokopedia, lanjut manajemen dalam keterangannya.

Selain dari sisi keuangan, GOTO juga memastikan bahwa kebijakan PHK tersebut tidak akan mengganggu pendapatan perusahaan yang berasal dari biaya layanan e-commerce.

Perseroan menilai tidak terdapat konsekuensi material dari sisi nonkeuangan yang perlu dikhawatirkan oleh para pemangku kepentingan.

Menjawab pertanyaan BEI mengenai langkah antisipasi, GOTO menegaskan bahwa perusahaan tidak sedang menyiapkan tindakan tertentu terkait kebijakan tersebut.

Manajemen juga menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada rencana untuk mengubah komposisi kepemilikan saham di PT Tokopedia dalam waktu dekat.

Sampai dengan tanggal surat ini, perseroan tidak memiliki rencana dalam waktu dekat terkait kepemilikannya di PT Tokopedia, tegas pihak perusahaan.

Sebelumnya, mencuat kabar melalui media sosial mengenai potensi PHK besar-besaran di Tokopedia yang dilakukan oleh ByteDance selaku induk usaha TikTok.

Spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa kebijakan tersebut berdampak pada sebagian besar pekerja di divisi riset dan pengembangan, keuangan, serta keamanan dan kepercayaan.

Pihak TikTok sendiri tidak mengonfirmasi angka pasti terkait jumlah pegawai yang terdampak dalam proses penyesuaian tersebut.

Manajemen TikTok hanya menyatakan bahwa fokus utama dari penyesuaian organisasi adalah memperkuat fungsi riset dan pengembangan demi strategi pertumbuhan bisnis jangka panjang.

GOTO menyatakan akan terus berkomitmen memenuhi kewajiban keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan pasar modal yang berlaku.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar