Rupiah Diprediksi Kembali Tertekan Hari Ini, Simak Sentimen Pemicunya

Rupiah Diprediksi Kembali Tertekan Hari Ini, Simak Sentimen Pemicunya

Jul. 30, 2026

Nilai tukar rupiah diprediksi kembali tertekan akibat penguatan dolar AS dan ketegangan geopolitik yang memicu lonjakan harga minyak dunia. Sentimen kebijakan hawkish The Fed serta risiko inflasi impor membuat mata uang Garuda berpotensi bergerak fluktuatif di rentang Rp18.000 hingga Rp18.150.

Rupiah Melemah ke Rp 18.095, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Rupiah Melemah ke Rp 18.095, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Jul. 28, 2026

Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.095 per dolar AS, menjadikannya mata uang dengan kinerja terlemah di Asia hari ini. Pelemahan ini dipicu oleh sentimen ketidakpastian pasar pasca pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia serta respons pelaku usaha terhadap kebijakan ekonomi domestik.

Harga Minyak Melonjak, Rupiah Melemah ke Level Rp 17.936

Harga Minyak Melonjak, Rupiah Melemah ke Level Rp 17.936

Jul. 23, 2026

Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp 17.936 per dolar AS akibat lonjakan harga minyak mentah dunia yang menembus US$ 90 per barel. Kondisi geopolitik global kini menjadi sentimen utama yang menekan stabilitas mata uang Garuda di pasar keuangan.

Rupiah Berpotensi Melemah Hari Ini, Simak Sentimen yang Mempengaruhi

Rupiah Berpotensi Melemah Hari Ini, Simak Sentimen yang Mempengaruhi

Jul. 21, 2026

Nilai tukar rupiah diprediksi kembali tertekan hari ini akibat memanasnya konflik geopolitik antara AS dan Iran yang mendorong investor beralih ke dolar AS. Selain sentimen global, perlambatan konsumsi rumah tangga dan kontraksi investasi domestik turut membebani pergerakan mata uang Garuda.

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pergerakan Terbatas Mata Uang Asia

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pergerakan Terbatas Mata Uang Asia

Jul. 15, 2026

Nilai tukar rupiah mencatatkan penguatan tipis ke level Rp 18.050 per dolar AS di tengah pergerakan mata uang Asia yang cenderung terbatas. Bersama ringgit Malaysia, rupiah menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terbaik di kawasan pada awal sesi perdagangan hari ini.

Investor Ritel Disarankan Pantau Pergerakan Yen dan Franc Swiss

Investor Ritel Disarankan Pantau Pergerakan Yen dan Franc Swiss

Jul. 6, 2026

Dominasi dolar AS yang kian menguat terhadap yen Jepang dan franc Swiss memicu kekhawatiran di pasar global. Analis menyarankan investor ritel untuk bersikap wait and see serta melakukan akumulasi bertahap guna memitigasi risiko di tengah ketidakpastian geopolitik dan kebijakan suku bunga.