Meskipun kinerja keuangan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melonjak tajam dengan laba bersih naik 340%, harga sahamnya justru terkoreksi signifikan sejak awal tahun. Kondisi ini membuat analis merekomendasikan beli saham INET dengan target harga Rp 400 karena valuasi yang dinilai menarik.

Kinerja Melesat, Analis Rekomendasi Beli Saham Emiten Komunikasi Terdiskon
Wall Street ditutup melemah akibat lonjakan harga minyak, kenaikan imbal hasil US Treasury, dan kekhawatiran utang. Investor kini bersikap defensif menanti kebijakan suku bunga Federal Reserve di tengah ancaman inflasi sistemik.

Wall Street Terkoreksi Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Yield Treasury
IHSG kembali tertekan dengan pelemahan 1,13 persen akibat lonjakan harga minyak dunia dan ketidakpastian kebijakan moneter The Fed. Investor kini menanti arah kebijakan fiskal baru sembari mencermati potensi koreksi lanjutan pada perdagangan mendatang.

IHSG Tertekan, Harga Minyak dan Ekspektasi The Fed Bebani Pasar
Tren dual listing emiten Indonesia diprediksi terus berlanjut guna memperluas basis investor global dan meningkatkan transparansi valuasi. Meski berpotensi mendongkrak reputasi, investor disarankan tetap mencermati fundamental perusahaan dan struktur transaksi agar tidak terjebak risiko dilusi.




















