Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi

Unhas genjot hilirisasi riset dengan 15 produk inovasi dosen mendapat izin edar BPOM, dorong komersialisasi dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Rayhan Akhari

15-produk-hasil-inovasi-dosen-unhas-kantongi-izin-edar-bpom
15 Produk Hasil Inovasi Dosen Unhas Kantongi Izin Edar BPOM

Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) kini mulai menggenjot hilirisasi riset dengan mengantongi izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI untuk 15 produk inovasi karya dosen.

Langkah ini diambil sebagai upaya strategis kampus untuk memastikan hasil penelitian tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi mampu menembus pasar secara legal dan aman.

Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, menyatakan bahwa perolehan izin edar ini merupakan tonggak penting dalam mempercepat komersialisasi produk riset.

“Capaian ini menjadi langkah penting dalam mempercepat hilirisasi riset agar dapat diproduksi, dipasarkan, dan dimanfaatkan masyarakat,” ujar Jamaluddin di Makassar, Minggu (12/7).

Ia menambahkan, selama ini perizinan sering menjadi hambatan utama bagi para peneliti untuk membawa produknya ke masyarakat luas.

Ke depan, Unhas telah menetapkan target ambisius dengan membidik 200 produk inovasi lainnya agar segera mendapatkan izin edar dari BPOM.

Jamaluddin menegaskan bahwa keberhasilan riset tidak boleh hanya diukur dari jumlah publikasi ilmiah atau paten semata.

Menurutnya, riset harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, menyatakan pihaknya berkomitmen menjadi mitra strategis bagi perguruan tinggi dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional.

Dukungan ini diharapkan mampu mendorong produk riset lokal untuk bersaing di pasar nasional hingga menembus pasar global.

Kepala Balai Besar POM Makassar, Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan, turut menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha.

Sinergi tersebut dinilai krusial agar hasil penelitian dapat bertransformasi menjadi peluang usaha baru dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Adapun 15 produk yang telah resmi mengantongi izin edar tersebut meliputi berbagai komoditas pangan dan olahan.

Produk-produk tersebut di antaranya adalah roti, virgin coconut oil (VCO), minyak kelapa, serta berbagai varian gula aren.

Selain itu, terdapat pula produk sarabba, aneka olahan rumput laut, hingga minuman ginger creamy hasil pengembangan dosen Unhas.

Penyerahan sertifikat izin edar ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan Akselerasi Kolaborasi Academia, Business, Government (ABG) di Makassar.

Rekomendasi