Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan siswa SMAN 72 Jakarta tetap bersekolah di sana pasca-ledakan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Rano menegaskan, mayoritas siswa memilih untuk melanjutkan pendidikan di SMAN 72 yang berlokasi di Komplek Kodama TNI AL, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
“Tidak, mereka ingin tetap terus bersekolah di sana,” ujar Rano di Jakarta, Sabtu (22/11/2025).
Meski demikian, Rano mengakui ada beberapa orang tua siswa yang sempat menanyakan kemungkinan pindah sekolah.
Pemprov DKI Jakarta siap memfasilitasi proses kepindahan jika ada siswa yang ingin pindah.
Kepala Sekolah SMAN 72 Jakarta, Tety Helena Tampubolon, juga membantah isu kepindahan siswa.
Tety mengungkapkan, tingkat kehadiran siswa terus meningkat hingga mencapai 91 persen pada Jumat (21/11/2025).
Siswa yang berhalangan hadir tetap mengikuti pembelajaran secara daring.
“Sejauh ini tidak ada yang bolos mengikuti pembelajaran hybrid, baik luring maupun daring,” jelas Tety.
Tety menambahkan, beberapa siswa masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara sebagian besar sudah kembali belajar.
Pemprov DKI Jakarta bersama instansi terkait terus memberikan pendampingan psikologis kepada siswa yang terdampak ledakan.
Pihak sekolah berupaya menjaga kondisi psikologis siswa agar tetap nyaman belajar.
Tety tidak menargetkan kapan seluruh siswa dapat kembali belajar normal di sekolah.
Menurutnya, hal ini sangat bergantung pada kesiapan mental para siswa.
“Kami ingin anak-anak kembali kuat dulu. Jadi, sementara kita belajar secara daring dan luring,” pungkasnya.





















