Jakarta – Pemerintah China mengimbau pengguna iPhone dan iPad untuk segera memperbarui sistem operasi (OS) perangkat mereka.
Imbauan ini dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China.
Pasalnya, perangkat dengan iOS atau iPadOS versi 13.0 hingga 17.2.1 dinilai rentan terhadap serangan siber.
Peringatan ini muncul setelah ditemukannya eksploitasi aktif melalui browser Safari.
Peretas memanfaatkan celah ini untuk menyebarkan kode berbahaya.
Serangan dilakukan dengan memancing pengguna membuka tautan berbahaya.
Tautan ini disebar melalui SMS phishing, email, atau hasil pencarian yang dimanipulasi.
“Tidak perlu mengunduh aplikasi. Tidak ada permintaan izin yang mencurigakan. Hanya sebuah tautan dan sistem operasi yang sudah usang,” demikian peringatan yang disampaikan.
Jika berhasil, peretas dapat memasang malware kendali jarak jauh.
Malware ini memungkinkan pencurian data sensitif hingga akses penuh ke perangkat tanpa sepengetahuan pengguna.
Untuk mengantisipasi serangan, pengguna disarankan segera memperbarui sistem operasi ke versi terbaru, iOS 26.
Aktifkan juga pembaruan otomatis dan hindari tautan mencurigakan dari sumber yang tidak dikenal.
Cara mengecek versi iOS: Buka menu Pengaturan > Umum > Mengenai.
Untuk pembaruan, buka menu Pembaruan Perangkat Lunak.
Perangkat lama yang tidak lagi mendukung pembaruan terbaru memiliki risiko lebih tinggi.
Pengguna disarankan mengganti perangkat jika digunakan untuk menyimpan data sensitif.
Serangan ini dilaporkan tidak hanya terjadi di China.
Pengguna di Malaysia, Turki, Arab Saudi, dan Ukraina juga menjadi sasaran.





















