Bumame Perluas Layanan Klinik Diagnostik dan Preventif di Kawasan Urban

persen

Bumame Perluas Layanan Klinik Diagnostik dan Preventif di Kawasan Urban

Jakarta – Industri kesehatan di Indonesia tengah mengalami pergeseran paradigma yang signifikan pasca-pandemi Covid-19.

Transformasi ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran masyarakat urban terhadap pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin.

Bumame, yang sebelumnya dikenal sebagai penyedia layanan tes Covid-19, kini melakukan reposisi strategis untuk menangkap peluang di segmen kesehatan preventif.

Perusahaan ini berupaya membangun model bisnis yang lebih berkelanjutan dengan memanfaatkan infrastruktur yang telah terbangun sejak 2020.

“Ketika kebutuhan tes covid mulai mereda seiring pemulihan pandemi, Bumame menghadapi pilihan strategis yang sama dengan banyak pemain kesehatan lainnya yakni ikut turun atau beralih ke segmen yang lebih berkelanjutan. Bumame memilih yang kedua,” sebagaimana tertulis dalam keterangan resmi yang dirilis pada Sabtu (5/9/2026).

Langkah transformasi ini ditandai dengan peluncuran kampanye #BukanCovid di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram.

Bumame kini mengusung identitas baru sebagai mitra kesehatan preventif yang proaktif bagi masyarakat perkotaan.

Perusahaan mengadopsi platform brand “Pilihan Pertama” untuk membangun loyalitas pelanggan agar klinik tersebut menjadi destinasi utama bagi masyarakat yang ingin menjaga kebugaran.

Secara operasional, Bumame mengintegrasikan layanan diagnostik dan preventif yang mencakup empat pilar utama.

Layanan tersebut meliputi medical check up baik untuk individu maupun korporasi, vaksinasi, terapi vitamin drip, hingga pemeriksaan medis lanjutan seperti NIPT.

Strategi ini didukung oleh layanan home care yang memungkinkan perusahaan menjangkau konsumen lebih luas tanpa harus menambah beban investasi fisik secara berlebihan.

Model bisnis yang diterapkan perusahaan dinilai memiliki karakteristik yang kuat dari sisi keuangan.

Adanya recurring revenue dari pelanggan yang melakukan pemeriksaan rutin tahunan menjadi fondasi pendapatan yang stabil.

Selain itu, perusahaan juga menerapkan strategi up-sell dari paket pemeriksaan dasar menuju paket yang lebih komprehensif dengan margin keuntungan yang terukur.

Hingga September 2026, Bumame telah mengoperasikan empat klinik strategis yang tersebar di wilayah Jabodetabek.

Lokasi-lokasi tersebut mencakup area TB Simatupang, Cideng, BSD, serta Puri Indah yang baru diresmikan pada Juli 2026.

Manajemen perusahaan memilih untuk memperkuat penetrasi di wilayah Jabodetabek guna memastikan efisiensi operasional sebelum melakukan ekspansi ke kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Meskipun persaingan di sektor kesehatan preventif cukup intens dengan kehadiran pemain lama seperti Prodia dan platform digital seperti Halodoc, Bumame tetap optimis.

Perusahaan mengandalkan keunggulan fasilitas fisik yang dikombinasikan dengan pendekatan digital modern serta paket pemeriksaan yang disesuaikan dengan kebutuhan gaya hidup masyarakat urban.

Masyarakat kini dapat mengakses informasi layanan secara lebih mudah melalui layanan pesan instan WhatsApp.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar