IHSG Dibuka Menguat ke 6.058, SMGR hingga ISAT Memimpin Penguatan

persen

IHSG Dibuka Menguat ke 6.058, SMGR hingga ISAT Memimpin Penguatan

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan penguatan pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (16/7/2026).

Laju positif indeks ini menandai keberlanjutan tren reli yang telah berlangsung selama enam hari berturut-turut.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG dibuka menguat sebesar 0,28% ke posisi 6.058,63 pada pukul 09.02 WIB.

Sentimen positif pasar hari ini didorong oleh dominasi kenaikan pada enam dari total 11 indeks sektoral yang tercatat di bursa.

Sektor teknologi memimpin penguatan indeks di awal sesi perdagangan pagi ini.

Selain sektor teknologi, sektor barang baku, keuangan, kesehatan, properti dan real estate, serta energi juga turut memberikan kontribusi positif terhadap pergerakan IHSG.

Aktivitas perdagangan di pasar modal domestik terpantau cukup dinamis dengan total volume mencapai 1,13 miliar saham.

Nilai transaksi yang dibukukan oleh para investor pada pembukaan sesi pertama ini menyentuh angka Rp351,2 miliar.

Statistik perdagangan menunjukkan terdapat 226 saham yang mengalami kenaikan harga.

Di sisi lain, sebanyak 148 saham terpantau mengalami koreksi atau pelemahan di awal sesi.

Sementara itu, sebanyak 269 saham lainnya masih bergerak stagnan atau belum menunjukkan perubahan harga yang signifikan.

Pergerakan saham-saham dalam indeks LQ45 menjadi sorotan utama bagi para pelaku pasar.

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) memimpin jajaran top gainers dengan penguatan sebesar 2,76% ke level Rp1.490 per saham.

Di posisi kedua, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyusul dengan kenaikan harga sebesar 1,60% ke level Rp3.820 per saham.

Selanjutnya, PT Indosat Tbk (ISAT) menempati posisi ketiga top gainers setelah mencatatkan kenaikan 1,32% ke harga Rp1.920 per saham.

Sebaliknya, beberapa saham di indeks LQ45 mengalami tekanan jual yang cukup signifikan.

PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) memimpin jajaran top losers dengan pelemahan 1,57% ke level Rp2.510 per saham.

Posisi berikutnya diisi oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang mengalami penurunan sebesar 1,10% ke harga Rp1.345 per saham.

PT United Tractors Tbk (UNTR) juga berada dalam daftar top losers dengan koreksi sebesar 1,09% ke harga Rp27.100 per saham.

Tren penguatan ini melanjutkan performa indeks pada hari sebelumnya yang ditutup di zona hijau.

Pada perdagangan Rabu (15/7/2026), IHSG tercatat ditutup menguat tipis sebesar 0,04% ke level 6.041,9.

Kinerja indeks sepanjang pekan ini menunjukkan optimisme investor yang masih terjaga di tengah fluktuasi pasar global.

Para analis memantau ketat pergerakan sektor-sektor utama dalam menjaga stabilitas IHSG di sisa sesi perdagangan hari ini.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar