IHSG Melesat 1,21%, Cermati Saham dengan Net Buy Asing Terbesar

Ikhwan Setiawan

IHSG Melesat 1,21%, Cermati Saham dengan Net Buy Asing Terbesar

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan performa impresif dengan melanjutkan tren penguatan selama tiga hari berturut-turut hingga penutupan perdagangan Selasa (6/10/2026).

Indeks ditutup di zona hijau dengan kenaikan signifikan sebesar 1,21% atau bertambah 74,06 poin ke level 6.192,92.

Data pasar menunjukkan bahwa sepanjang sesi perdagangan, IHSG konsisten bergerak di area positif.

Rentang pergerakan indeks berada pada level terendah 6.120 hingga menyentuh level tertinggi di angka 6.216.

Aktivitas perdagangan mencatatkan total volume sebanyak 48,22 miliar saham.

Nilai transaksi harian yang dibukukan mencapai Rp 12,35 triliun.

Sentimen positif mendominasi pasar dengan tercatat sebanyak 489 saham mengalami penguatan.

Sebaliknya, terdapat 183 saham yang harus mengalami koreksi atau pelemahan.

Sementara itu, sebanyak 120 saham lainnya terpantau bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

Di balik tren penguatan indeks, pelaku pasar asing justru melakukan aksi ambil untung dengan mencatatkan net sell atau jual bersih sebesar Rp 629,87 miliar di seluruh pasar.

Meskipun terjadi aliran dana keluar dari pasar modal, sejumlah saham spesifik tetap menjadi sasaran beli investor asing.

Kondisi ini menunjukkan adanya rotasi portofolio di tengah optimisme pasar domestik terhadap prospek indeks.

Berdasarkan data net buy terbesar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memimpin daftar dengan nilai pembelian sebesar Rp 58,91 miliar.

Di posisi kedua, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan beli bersih asing sebesar Rp 45,8 miliar.

Sektor komoditas juga tampak diminati oleh investor asing pada perdagangan kemarin.

PT Timah Tbk (TINS) menempati urutan ketiga dengan nilai net buy mencapai Rp 38,24 miliar.

Diikuti oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp 35,76 miliar.

Selanjutnya, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyusul dengan nilai sebesar Rp 26,91 miliar.

Saham sektor energi lainnya, yakni PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), mencatatkan net buy sebesar Rp 20,85 miliar.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga masuk dalam daftar dengan nilai Rp 14,34 miliar.

Posisi kedelapan ditempati oleh PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan nilai Rp 11,27 miliar.

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatatkan net buy sebesar Rp 10,37 miliar.

Melengkapi daftar sepuluh besar, PT Indika Energy Tbk (INDY) mencatatkan beli bersih asing sebesar Rp 4,35 miliar.

Para analis kini tengah mencermati potensi pergerakan IHSG untuk perdagangan hari ini, Rabu (7/10/2026).

Investor diharapkan untuk tetap memperhatikan level-level krusial mengingat volatilitas yang mungkin terjadi di tengah aksi jual bersih asing yang masih berlanjut.

Kinerja indeks yang terus menguat dalam tiga hari terakhir menjadi indikator optimisme pelaku pasar domestik terhadap pemulihan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar