Jadwal perawat haji 2027: Ini syarat, formasi, dan cara daftarnya

persen

Jadwal perawat haji 2027: Ini syarat, formasi, dan cara daftarnya

Jakarta – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia resmi membuka rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan untuk musim haji tahun 1448 H/2027 M. Kesempatan ini terbuka bagi tenaga keperawatan profesional yang ingin berkontribusi dalam pelayanan kesehatan jemaah haji, baik di dalam kloter maupun di fasilitas kesehatan Arab Saudi.

Pendaftaran telah dimulai sejak 20 Agustus 2026 dan akan segera ditutup dalam waktu dekat. Seluruh calon peserta diwajibkan menyelesaikan proses pendaftaran serta pengunggahan dokumen persyaratan paling lambat pada 26 Agustus 2026, sebagaimana tercantum dalam pengumuman resmi instansi terkait.

Proses seleksi tahun ini menerapkan sistem berbasis daring melalui platform “Daftarin” yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan. Para pendaftar harus memastikan seluruh data diri dan dokumen digital telah disiapkan sebelum melakukan submit, mengingat waktu pendaftaran yang relatif singkat.

Tahapan seleksi setelah verifikasi administrasi akan mencakup serangkaian ujian ketat. Peserta yang lolos verifikasi akan diuji melalui Computer Assisted Test (CAT) pada 31 Agustus 2026. Selanjutnya, kandidat yang memenuhi kriteria nilai akan menjalani pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) pada 3 hingga 8 September 2026. Hasil akhir dari seluruh rangkaian seleksi ini akan menentukan siapa saja yang berhak mengikuti pendidikan dan pelatihan petugas haji.

Formasi yang tersedia terbagi ke dalam dua kategori utama, yakni petugas kloter dan petugas kesehatan Arab Saudi. Perawat kloter memiliki tanggung jawab mendampingi jemaah sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi. Sementara itu, petugas Arab Saudi akan ditempatkan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah maupun Madinah, serta sektor kesehatan di bandara.

Terdapat kriteria khusus yang harus dipenuhi oleh para calon pelamar. Selain syarat umum seperti berstatus WNI dan beragama Islam, setiap perawat wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku serta Surat Izin Praktik (SIP). Pengalaman kerja minimal dua tahun di bidang yang relevan menjadi syarat mutlak, serta wajib memiliki sertifikat kegawatdaruratan yang masih aktif.

Batasan usia bagi tenaga kesehatan yang ditempatkan di sektor dan KKHI ditetapkan minimal 27 tahun dan maksimal 55 tahun. Selain itu, calon petugas diutamakan memiliki kemampuan komunikasi dalam bahasa Arab atau bahasa Inggris untuk mempermudah koordinasi di lapangan.

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya apa pun. Calon peserta diimbau untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan materi. Informasi resmi mengenai perkembangan jadwal dan hasil seleksi hanya dapat diakses melalui akun resmi di portal Daftarin. Para peserta disarankan untuk memantau sistem secara berkala guna memastikan tidak ada tahapan yang terlewatkan selama proses rekrutmen berlangsung.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar