Harga Minyak Tembus US$100, Rupiah Tertekan di Awal Pekan

Harga Minyak Tembus US$100, Rupiah Tertekan di Awal Pekan

Sep. 13, 2026

Nilai tukar rupiah diprediksi kembali tertekan akibat lonjakan harga minyak dunia yang menembus US$100 per barel serta eskalasi konflik di Timur Tengah. Kondisi ini memperberat beban fiskal Indonesia dan memicu penguatan indeks dolar AS yang menekan mata uang Garuda di awal pekan.

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dekati US$ 100

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dekati US$ 100

Sep. 8, 2026

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak mentah dunia, dengan Brent kini mendekati level US$ 100 per barel. Kekhawatiran akan gangguan pasokan global akibat eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat mendorong pelaku pasar untuk meningkatkan premi risiko energi.

Harga Minyak Melonjak ke Level Tertinggi Enam Pekan Akibat Konflik

Harga Minyak Melonjak ke Level Tertinggi Enam Pekan Akibat Konflik

Sep. 8, 2026

Harga minyak dunia melonjak ke level tertinggi dalam enam pekan akibat eskalasi konflik di Timur Tengah dan ancaman serangan terhadap infrastruktur energi. Kekhawatiran pasokan global kian menguat seiring menurunnya lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz yang memicu ketidakpastian pasar.

Iran Ancam Balasan Tegas Terhadap Sanksi Baru Amerika Serikat

Iran Ancam Balasan Tegas Terhadap Sanksi Baru Amerika Serikat

Agu. 25, 2026

Pemerintah Amerika Serikat kembali menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap Iran untuk menekan program nuklir dan pengaruh mereka di kancah internasional. Menanggapi kebijakan tersebut, Teheran memberikan peringatan keras dan berjanji akan memberikan respons tegas terhadap pihak yang terlibat.

Harga Minyak Turun ke US$ 80 Usai Trump Tawarkan Perundingan Iran

Harga Minyak Turun ke US$ 80 Usai Trump Tawarkan Perundingan Iran

Agu. 4, 2026

Harga minyak dunia turun ke level US$ 80 per barel setelah Presiden AS Donald Trump menawarkan perundingan kepada Iran. Langkah diplomasi ini muncul menyusul pembatalan rencana serangan militer di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang memengaruhi pasar energi global.

Konflik Timur Tengah Menekan Prospek Harga Bitcoin di Pasar

Konflik Timur Tengah Menekan Prospek Harga Bitcoin di Pasar

Jul. 26, 2026

Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi faktor utama yang menekan prospek harga Bitcoin di kuartal III 2026. Ketidakpastian geopolitik memicu sikap risk-off investor, meski arus dana masuk ke ETF Bitcoin mulai menunjukkan sinyal pemulihan bertahap di tengah volatilitas pasar.