Agam – Warga di kawasan pesisir Danau Maninjau, khususnya di Koto Kaciak dan Koto Gadang, diminta waspada terhadap potensi banjir bandang. Hujan lebat yang terus mengguyur beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama.
Peringatan ini datang dari WALHI Sumatera Barat, setelah mereka melakukan pemantauan lapangan dan analisis risiko di dua nagari tersebut.
Menurut WALHI, kombinasi curah hujan ekstrem, kontur perbukitan curam, dan material longsoran lama yang belum stabil sangat berpotensi memicu banjir bandang secara tiba-tiba.
Ancaman ini dapat membahayakan keselamatan warga, merusak pemukiman, dan memutus akses jalan keluar masuk nagari.
“Dua wilayah ini berada pada zona merah risiko banjir bandang, terutama bagian pemukiman yang dekat dengan aliran sungai,” kata WALHI Sumbar dalam keterangannya, Sabtu (6/12).
WALHI meminta warga yang tinggal di bantaran sungai, lereng terjal, maupun jalur aliran air untuk meningkatkan kewaspadaan.
Beberapa tanda bahaya yang harus direspons cepat antara lain meningkatnya debit sungai, perubahan warna air menjadi keruh, atau terdengarnya suara gemuruh dari arah hulu.
Warga juga diminta segera menghubungi pihak nagari, BPBD, maupun relawan apabila melihat kondisi tidak normal.
Kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil diimbau diprioritaskan apabila evakuasi harus dilakukan.
Selain memperingatkan warga, WALHI juga mendesak Pemerintah Kabupaten Agam dan BPBD untuk memperkuat kesiapsiagaan.
Caranya dengan menempatkan tim di titik rawan, menyiapkan jalur serta lokasi evakuasi, dan melakukan peringatan dini secara berkala.
“Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Langkah cepat dan antisipatif sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini,” tegas WALHI.
WALHI menutup imbauannya dengan pesan: “Untuk keselamatan manusia dan keselamatan ruang hidup.”
Sebagai informasi, masyarakat Jorong Balai Belo Kenagarian Koto Kaciak Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam masih bergotong royong memulihkan kondisi rumah yang terdampak galodo pada 24 November 2025.
























