Asing Borong Saham BBCA dan PTBA, Cek Daftar Net Buy Terbesar

Ikhwan Setiawan

Asing Borong Saham BBCA dan PTBA, Cek Daftar Net Buy Terbesar

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit ke zona hijau pada penutupan perdagangan Jumat (2/10/2026).

Indeks menguat sebesar 0,45 persen dan bertengger di level 6.036,88.

Pemulihan ini terjadi setelah indeks sempat mengalami tekanan jual yang konsisten selama enam hari perdagangan berturut-turut.

Sepanjang sesi perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level terendah di 5.979 dan level tertinggi di 6.053.

Meskipun berhasil mengakhiri tren negatif harian, performa mingguan IHSG secara keseluruhan masih mencatatkan koreksi yang cukup dalam.

Data pasar menunjukkan bahwa dalam akumulasi lima hari perdagangan terakhir, IHSG telah terperosok sebesar 3,28 persen.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini terpantau cukup ramai.

Total volume saham yang diperdagangkan mencapai 121,54 miliar lembar saham.

Nilai transaksi harian yang dibukukan oleh para pelaku pasar menyentuh angka Rp 12,25 triliun.

Secara teknis, pergerakan harga saham masih menunjukkan volatilitas yang tinggi.

Tercatat sebanyak 319 saham ditutup menguat, sementara 337 saham lainnya mengalami pelemahan.

Sebanyak 134 saham lainnya terpantau bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

Di balik tren penguatan indeks, investor asing justru masih menunjukkan sikap defensif.

Para investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 1,27 triliun di seluruh pasar pada akhir pekan ini.

Angka tersebut menambah beban akumulasi net sell asing selama sepekan terakhir menjadi Rp 4,32 triliun.

Kendati demikian, sejumlah saham masih menjadi incaran investor asing di tengah dinamika pasar tersebut.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, terdapat 10 saham dengan nilai net buy terbesar pada perdagangan hari ini.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin daftar dengan nilai beli bersih mencapai Rp 44,19 miliar.

Posisi kedua ditempati oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan nilai Rp 29,13 miliar.

Selanjutnya, PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan net buy sebesar Rp 18,06 miliar.

Di urutan keempat, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dibeli asing senilai Rp 14,59 miliar.

Berikutnya adalah PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dengan nilai Rp 10,38 miliar.

PT Timah Tbk (TINS) menyusul dengan catatan net buy sebesar Rp 8,84 miliar.

Peringkat ketujuh diisi oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) dengan nilai Rp 7,29 miliar.

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan posisi kedelapan dengan nilai Rp 6,38 miliar.

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) berada di posisi kesembilan senilai Rp 5,62 miliar.

Terakhir, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melengkapi daftar dengan net buy sebesar Rp 5,55 miliar.

Kondisi pasar saat ini merefleksikan adanya upaya konsolidasi dari para pelaku pasar setelah aksi jual masif yang terjadi sepanjang minggu.

Para analis pasar menekankan pentingnya mencermati saham-saham yang banyak dilepas asing di tengah tekanan mingguan yang masih membayangi.

Kinerja emiten, termasuk kebijakan pembagian dividen interim seperti yang dilakukan Astra International senilai Rp 3,89 triliun, tetap menjadi perhatian utama investor.

Ketahanan IHSG di level 6.000 menjadi indikator penting bagi pergerakan indeks di pekan mendatang.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar