Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan lonjakan signifikan pada pembukaan pekan ini, Senin (20/7/2026).
Indeks utama bursa domestik ini ditutup menguat 0,91% atau naik 56,24 poin ke level 6.231,78.
Pencapaian ini sekaligus menandai reli penguatan IHSG selama delapan hari perdagangan berturut-turut.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan dominasi sentimen positif dari mayoritas sektor saham.
Sebanyak sepuluh dari total sebelas sektor yang terdaftar di BEI kompak mencatatkan kenaikan.
Sektor perindustrian memimpin penguatan dengan mencatatkan kenaikan sebesar 3,44%.
Sektor energi menyusul di posisi kedua dengan apresiasi sebesar 2,61%.
Kinerja positif juga menyentuh sektor barang baku yang naik 2,01%.
Sektor properti dan real estate turut berkontribusi dengan kenaikan 1,44%.
Sektor barang konsumer primer melengkapi daftar dengan penguatan sebesar 1,08%.
Aktivitas perdagangan pada hari ini terbilang cukup ramai dengan total volume mencapai 35,11 miliar saham.
Nilai transaksi harian di pasar modal Indonesia tercatat menembus angka Rp 16,25 triliun.
Sebanyak 399 saham ditutup di zona hijau pada akhir sesi perdagangan hari ini.
Sementara itu, 210 saham mengalami koreksi dan 185 saham lainnya stagnan di posisi penutupan sebelumnya.
Minat beli investor asing menjadi salah satu motor penggerak utama pasar.
Investor asing membukukan nilai beli bersih atau net buy sebesar Rp 94,47 miliar di seluruh pasar.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi saham dengan nilai net buy asing tertinggi, yakni mencapai Rp 349,32 miliar.
Posisi kedua ditempati oleh PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan net buy sebesar Rp 97,0 miliar.
Selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan net buy asing senilai Rp 93,36 miliar.
Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga menjadi sasaran akumulasi dengan nilai Rp 46,99 miliar.
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyusul dengan catatan net buy Rp 38,17 miliar.
Investor asing juga mengakumulasi saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) sebesar Rp 35,62 miliar.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan net buy asing senilai Rp 29,85 miliar.
Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dibeli asing dengan nilai Rp 17,85 miliar.
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menyumbang net buy asing sebesar Rp 16,56 miliar.
Daftar sepuluh besar saham dengan net buy asing ditutup oleh PT Timah Tbk (TINS) senilai Rp 14,9 miliar.
Data ini merujuk pada informasi yang dihimpun melalui RTI Business, Senin (20/7/2026).
























