Harga emas Antam kembali menguat hari ini dengan menyentuh angka Rp2,612 juta per gram. Kenaikan harga jual ini juga diikuti oleh kenaikan nilai buyback, sehingga investor disarankan untuk terus memantau pembaruan harga resmi sebelum melakukan transaksi.
Harga emas batangan produksi Antam kembali mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini. Kini, harga emas pecahan satu gram dipatok Rp2.612.000, naik Rp7.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Harga emas Antam terpantau stabil dengan tren penguatan pada perdagangan hari ini. Logam mulia ukuran 1 gram kini dipatok Rp2.640.000, naik Rp5.000 dibandingkan hari sebelumnya, seiring dengan dinamika pasar global dan nilai tukar rupiah.
Harga emas batangan Antam terpantau stabil pada penutupan perdagangan Rabu, 22 Juli 2026, dengan harga pecahan 1 gram tetap berada di angka Rp2.635.000. Kondisi pasar yang stagnan ini menunjukkan tren penguatan nilai logam mulia domestik yang masih terjaga di tengah dinamika ekonomi global.
Harga emas batangan Antam terpantau stagnan di level Rp 2.614.000 per gram pada perdagangan hari ini. Kondisi harga yang stabil ini juga berlaku untuk layanan buyback yang berada di angka Rp 2.349.000 per gram.
Harga emas batangan Antam kembali naik sebesar Rp 8.000 menjadi Rp 2.614.000 per gram pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kenaikan ini juga diikuti oleh harga buyback yang kini berada di posisi Rp 2.349.000 per gram.
Harga emas batangan Antam hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 2.633.000 per gram. Penyesuaian harga ini juga berlaku pada harga buyback yang kini berada di angka Rp 2.380.000 per gram.
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali naik pada Sabtu (11/7/2026), dengan harga pecahan satu gram kini dipatok Rp2.655.000. Kenaikan sebesar Rp5.000 ini juga diikuti oleh penguatan harga buyback yang kini berada di level Rp2.415.000 per gram.
Harga emas batangan Antam kembali naik Rp17.000 menjadi Rp2.650.000 per gram pada Jumat (10/7/2026). Selain harga jual yang menguat, harga buyback emas Antam juga mencatatkan kenaikan signifikan menjadi Rp2.405.000 per gram.
ANTM dan INCO menjadi motor penggerak ambisi Indonesia membangun ekosistem baterai kendaraan listrik global melalui hilirisasi nikel. Dengan cadangan melimpah dan komitmen keberlanjutan, kedua perusahaan ini memperkuat rantai pasok nasional di tengah dinamika pasar global.
Penyesuaian target program Makan Bergizi Gratis diprediksi hanya berdampak terbatas pada sektor perunggasan nasional. Fundamental industri yang terjaga serta pengetatan kuota impor bibit ayam membuat prospek emiten poultry seperti CPIN, JPFA, dan MAIN tetap cerah dengan rekomendasi beli.
Bank Indonesia resmi memperluas kebijakan tarif MDR QRIS 0 persen untuk transaksi hingga Rp100 ribu bagi semua kategori merchant mulai 1 Oktober 2026. Langkah strategis ini bertujuan menekan biaya operasional pelaku usaha sekaligus mempercepat adopsi ekosistem pembayaran digital di Indonesia.
Bank Indonesia Perluas Kebijakan Bebas Biaya QRIS Mulai Oktober 2026
Valuasi saham tidak selalu bergerak sejalan dengan laba perusahaan karena pasar lebih banyak dipengaruhi oleh ekspektasi masa depan. Pelajari lima faktor krusial di luar profitabilitas, mulai dari kondisi ekonomi hingga keunggulan kompetitif, yang menentukan nilai wajar sebuah saham.
5 Faktor Utama yang Mempengaruhi Valuasi Saham Selain Laba Perusahaan
PT Nextier Datamate Center melepas 52,93 juta saham PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) secara bertahap. Meski kepemilikan berkurang menjadi 71,28%, harga saham MGLV justru tetap menunjukkan tren penguatan di pasar modal.
Nextier Datamate Lepas 52,93 Juta Saham NEXAI, Harga Tetap Menguat