Jakarta – PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) memutuskan untuk memperkuat penetrasi bisnisnya di sektor penyedia layanan internet atau Internet Service Provider (ISP) melalui aksi korporasi strategis.
Perusahaan pengembang properti ini resmi melakukan penambahan porsi kepemilikan saham di PT Laxo Global Akses hingga mencapai 90%.
Keputusan tersebut tertuang dalam addendum Kesepakatan Akuisisi Saham yang ditandatangani oleh kedua belah pihak pada 2 September 2026.
Sebelumnya, perseroan hanya memiliki rencana penguasaan saham sebesar 60% dengan realisasi kepemilikan saat ini baru menyentuh angka 8,5%.
Eksekusi peningkatan kepemilikan saham hingga mayoritas ini akan ditempuh melalui mekanisme penambahan setoran modal ke dalam perusahaan target.
Langkah ini dipandang sebagai upaya perseroan untuk mengambil kendali penuh atas operasional Laxo Global Akses dalam jangka panjang.
Sekretaris Perusahaan WINR, Briantu Manurung, mengungkapkan bahwa diversifikasi ini bertujuan menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan atau recurring income.
“WINR melihat bisnis Laxo Global Akses dapat menjadi salah satu sumber pendapatan berulang bagi perseroan,” ujar Briantu sebagaimana dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia, Kamis (3/9/2026).
Integrasi layanan internet ke dalam portofolio properti perusahaan menjadi fokus utama dalam skema sinergi bisnis tersebut.
WINR berencana menyematkan fasilitas smart connectivity serta paket bundling internet pada setiap proyek properti yang mereka kembangkan.
Strategi ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi konsumen sekaligus meningkatkan daya saing produk properti di pasar.
Secara fundamental, diversifikasi ini juga berfungsi untuk memitigasi risiko dari fluktuasi pendapatan yang sering terjadi pada industri properti.
Pihak manajemen optimistis bahwa basis pelanggan Laxo Global Akses yang solid akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan perseroan ke depan.
Saat ini, Laxo Global Akses tercatat melayani lebih dari 100 klien di segmen korporasi dan instansi pemerintah.
Selain itu, perusahaan ISP tersebut telah memiliki basis pelanggan retail yang cukup besar dengan jumlah mencapai lebih dari 10.000 pengguna.
Jangkauan operasional mereka pun telah mencakup sekitar 30 kota besar di seluruh wilayah Indonesia.
Rencana ekspansi ke kota-kota lainnya menjadi agenda utama yang diproyeksikan dapat memperluas basis pelanggan secara signifikan.
Pasar merespons positif langkah strategis ini, tercermin dari pergerakan harga saham WINR di lantai bursa.
Pada perdagangan Jumat (4/9/2026), harga saham WINR mencatatkan kenaikan sebesar 8,7% ke level Rp 25 per lembar saham.
Secara akumulatif, nilai kapitalisasi saham perseroan telah menguat sebesar 25% dalam kurun waktu lima hari perdagangan terakhir.
Upaya WINR untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang memiliki lini bisnis konektivitas dinilai sebagai langkah adaptif dalam menghadapi dinamika pasar properti nasional.




















