Jakarta – PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) terpantau terus mengakumulasi kepemilikan saham pada PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) di tengah tren koreksi harga yang dialami emiten rumah sakit tersebut dalam dua pekan terakhir.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) per Jumat (17/7/2026) menunjukkan harga saham JECX ditutup melemah 1,13 persen ke level Rp 1.315 per lembar.
Dalam rentang lima hari perdagangan terakhir, saham pengelola jaringan klinik JEC Eye ini tercatat telah mengalami penurunan nilai sebesar 8,04 persen.
Meskipun terjadi pelemahan harga, posisi harga saham JECX di pasar sekunder saat ini masih berada di atas harga penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) yang dipatok pada Rp 1.250 per saham.
Aksi borong saham yang dilakukan oleh PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) menjadi sorotan di tengah fluktuasi harga tersebut.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Kamis (16/7/2026), perusahaan yang berada di bawah naungan grup Emtek ini kini menggenggam 917,507 juta saham JECX.
Jumlah tersebut setara dengan 28,2 persen dari total hak suara yang beredar.
Peningkatan kepemilikan ini terjadi setelah SAME melakukan transaksi pembelian tambahan sebanyak 7,614 juta saham pada 14 Juli 2026.
Pembelian tersebut dieksekusi pada rentang harga Rp 1.344 hingga Rp 1.393 per saham.
Manajemen SAME mengungkapkan bahwa serangkaian transaksi ini dilakukan dengan tujuan investasi.
“Pembelian saham dilakukan dengan tujuan investasi,” jelas manajemen perusahaan melalui keterangan resmi, Kamis (16/7/2026).
Strategi akumulasi saham ini sebenarnya telah dilakukan secara konsisten oleh SAME sejak 8 Juli 2026.
Tindakan ini diambil hanya berselang satu hari setelah saham JECX resmi melantai di bursa efek.
Secara kumulatif, transaksi yang dilakukan sejak awal Juli tersebut telah menambah kepemilikan SAME atas JECX sebanyak 97,707 juta saham atau sekitar 3 persen.
Sebagai perbandingan, saat proses IPO berlangsung, posisi kepemilikan SAME di JECX tercatat sebanyak 819,8 juta saham atau setara dengan 25,199 persen.
Upaya menambah porsi kepemilikan ini dilakukan SAME meskipun harga beli di pasar sekunder jauh lebih tinggi dibandingkan harga saat penawaran perdana.
Investor kini mencermati langkah strategis SAME yang terus meningkatkan investasinya di tengah tekanan pasar yang dialami oleh JECX.
Pergerakan saham JECX ke depan diperkirakan akan tetap dipengaruhi oleh dinamika pasar pasca-IPO dan sentimen dari investor pengendali.
Hingga Minggu (19/7/2026), belum ada keterangan lanjutan mengenai apakah SAME akan kembali melakukan penambahan porsi kepemilikan di masa mendatang.
Pasar tetap menanti perkembangan lebih lanjut mengenai dampak dari aksi korporasi ini terhadap struktur permodalan dan operasional JECX dalam jangka panjang.






















