Laba INDF Turun 19% Jadi Rp 4,72 Triliun, Ini Penjelasan Manajemen

Laba INDF Turun 19% Jadi Rp 4,72 Triliun, Ini Penjelasan Manajemen

Agu. 2, 2026

Laba bersih Indofood Sukses Makmur (INDF) turun 19 persen menjadi Rp 4,72 triliun pada semester I-2026 akibat rugi selisih kurs. Meski demikian, kinerja operasional perusahaan tetap solid dengan pertumbuhan penjualan neto sebesar 9 persen dan kenaikan laba usaha sebesar 14 persen.

Pendapatan Pyridam Farma (PYFA) Melonjak 16,8% di Semester I-2026

Pendapatan Pyridam Farma (PYFA) Melonjak 16,8% di Semester I-2026

Agu. 1, 2026

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mencatatkan lonjakan pendapatan sebesar 16,8% menjadi Rp1,62 triliun pada semester I-2026. Pertumbuhan ini didorong oleh efisiensi biaya yang masif serta penguatan lini bisnis manufaktur, yang berhasil menekan rugi usaha hingga hampir mencapai titik impas.

Dony Oskaria Jelaskan Alasan Danantara Belum Rilis Laporan Keuangan

Dony Oskaria Jelaskan Alasan Danantara Belum Rilis Laporan Keuangan

Agu. 1, 2026

COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa kompleksitas konsolidasi laporan keuangan seluruh BUMN menjadi alasan utama di balik penundaan publikasi laporan tersebut. Proses audit kini tengah dilakukan untuk menyatukan ribuan transaksi antarperusahaan agar tercipta tata kelola yang a...

Produksi TBS Sumber Tani Agung Capai 478.244 Ton Semester I-2026

Produksi TBS Sumber Tani Agung Capai 478.244 Ton Semester I-2026

Jul. 31, 2026

PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) mencatatkan lonjakan pendapatan sebesar 69,1% menjadi Rp 6,07 triliun pada semester I-2026, meski produksi TBS turun 7,2% akibat faktor cuaca. Pertumbuhan ini didorong oleh kontribusi penuh operasional kilang hilir perusahaan yang tetap menjaga profitabil...

GOTO, BUKA, hingga TPIA Kantongi Kas Jumbo, Mana Paling Prospektif?

GOTO, BUKA, hingga TPIA Kantongi Kas Jumbo, Mana Paling Prospektif?

Jul. 31, 2026

Sejumlah emiten besar seperti GOTO, BUKA, dan TPIA mencatatkan saldo kas jumbo di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, analis mengingatkan bahwa besarnya kas tidak menjamin fundamental perusahaan yang kuat jika tidak dibarengi dengan kemampuan menciptakan laba dan nilai tambah bagi pemegang saham.