Ketegangan di Selat Hormuz Dorong Kenaikan Harga Minyak Dunia

Ketegangan di Selat Hormuz Dorong Kenaikan Harga Minyak Dunia

Sep. 5, 2026

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran memicu lonjakan harga minyak dunia hingga menembus angka US$ 90 per barel. Kekhawatiran akan disrupsi pasokan di Selat Hormuz membuat pasar mengabaikan kondisi kelebihan stok global dan terus mendorong harga komoditas energi ini.

Harga Minyak Dunia Naik Usai Militer AS Serang Rudal Iran

Agu. 31, 2026

Harga minyak dunia melonjak setelah serangan militer AS terhadap peluncur roket Iran di Selat Hormuz memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Kenaikan ini memperparah ketegangan geopolitik yang terus membayangi stabilitas pasar minyak mentah internasional.

Risiko Hormuz Mereda, Harga Minyak Berpotensi Kembali Terkoreksi

Risiko Hormuz Mereda, Harga Minyak Berpotensi Kembali Terkoreksi

Agu. 28, 2026

Harga minyak mentah dunia kembali terkoreksi seiring meredanya kekhawatiran pasokan di Selat Hormuz pasca kesepakatan navigasi Iran dan Oman. Meski tren jangka pendek melemah, pasar tetap mewaspadai potensi volatilitas harga hingga akhir tahun akibat ketidakpastian geopolitik dan kebijakan OPEC+.

Harga Minyak Stabil, Pasar Cermati Dampak Sanksi Baru AS

Harga Minyak Stabil, Pasar Cermati Dampak Sanksi Baru AS

Agu. 25, 2026

Harga minyak dunia bergerak stabil setelah koreksi tajam, dengan investor kini mencermati dampak perluasan sanksi Amerika Serikat terhadap Iran. Pasar terus memantau risiko pasokan global di tengah ketegangan geopolitik dan menipisnya cadangan minyak strategis Amerika Serikat.

Harga Minyak Brent Turun ke US$ 78 per Barel

Harga Minyak Brent Turun ke US$ 78 per Barel

Agu. 5, 2026

Harga minyak Brent turun ke level US$ 78 per barel seiring menguatnya optimisme pasar terhadap pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. Penurunan ini dipicu oleh kemajuan negosiasi diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran serta peningkatan stok minyak mentah di Amerika Serikat.